BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Program transmigrasi akan segera masuk di Desa Rangda, Kecamatan Arut Utara. Harapan besar bahwa program ini dapat memajukan desa tersebut menjadi desa mandiri dan sejahtera.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kotawaringin Barat, Rusliansyah, mengungkapkan bahwa melalui kegiatan transmigrasi ini, Desa Rangda diharapkan tidak lagi bergantung pada pasokan pangan dari desa sekitar.
"Saya optimis Desa Rangda bisa menjadi lumbung pangan Kabupaten Kotawaringin Barat," ujarnya.
Lebih lanjut, Rusliansyah menyatakan bahwa Desa Rangda diharapkan dapat menjadi lumbung pangan bagi kabupaten Kobar dan secara ekonomis akan setara dengan desa transmigrasi lainnya.
Menurutnya, pelatihan keterampilan, sikap, dan motivasi yang diikuti oleh calon transmigran lokal sangat penting untuk mencapai tujuan ini.
--page
"Tentu ada pengetahuan dan pengalaman baru selama dalam pelatihan, baik secara teori maupun praktek, dan ini bertujuan agar nantinya mampu meningkatkan kesejahteraan dengan mengoptimalkan potensi yang ada di wilayah masing-masing," jelas Rusliansyah.
Dia juga menekankan pentingnya mempraktekkan pengetahuan yang telah diperoleh selama pelatihan, dalam kegiatan pertanian atau budidaya keramba.
"Saya minta pengetahuan yang telah diperoleh selama mengikuti pelatihan dapat dipraktekkan dan diaplikasikan dalam kegiatan pertanian atau budidaya keramba," tambahnya.
Kabid Transmigrasi Disnakertrans Kobar, Elramit Christian, menambahkan bahwa pelatihan keterampilan bagi calon transmigran diikuti oleh 48 peserta dari masyarakat Desa Rangda.
Para peserta mendapatkan pelatihan dalam bidang tanaman pangan, tanaman sayuran, dan budidaya keramba baik di sungai maupun darat.
Elramit menjelaskan bahwa pelatihan tersebut meliputi teori dan praktek lapangan, dengan instruktur yang berasal dari dinas perikanan dan ketahanan pangan serta dari Dinas Pertanian.
"Instruktur dari dinas perikanan dan ketahanan pangan serta Dinas Pertanian memberikan materi secara komprehensif," ujarnya.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para calon transmigran dapat mempraktekkan ilmu yang telah diperoleh dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari di Desa Rangda. Hal ini diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. (DANANG/Y)









