BORNEONEWS, Kasongan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan melalui Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan setempat bakal mengadakan ratusan ekor sapi yang dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).


Terkait dengan pengadaan spi tersebut, kalangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan meminta kepada Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan setempat, selain benar-benar melakukan pendataan dengan benar bagi penerima bantuan sapi tersebut, penerimanya juga jangan sekedar diberikan bantuan saja.


"Penerima sapi harus diberikan pendidikan dan pelatihan serta pembinaan tentang bagaimana caranya merawat sapi dengan benar, sehingga sapi tersebut tidak hanya sekedar untuk dimakan dan dijual saja. Tapi bisa bermafaat untuk selanjutnya," kata Yanel, di Kasongan, Sabtu (11/6/2016).


Legislator Partai Gerindra itu menyarankan, penerima bantuan sapi tersebut jangan dilepas begitu saja. Tapi harus tetap diberikan pembinaan dan pelatihan bagaimana agar sapi-sapi bantuan tersebut bisa berkembang biak baik dari sisi populusinya maupun dari sisi kualitasnya. Sehingga, penerima bantuan tidak sekedar ikut merasakan bagaimana enaknya daging sapi bantuan tersebut, tapi dapat merasakan pula bagaimana hasil dari bantuan sapi tersebut.


Rencana bantuan ratusan ekor sapi yang akan diserahkan kepada puluhan kelompok tani yang akan menerima bantuan tersebut, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan setempat Hendri mengungkapkandalam penjelasannya mengatakan, sudah ada sekitar puluhan kelompok tani yang mengusulkan melalui proposalnya.


Namun, tidak semua kelompok tani yang akan mendapatkan bantuan tersebut. Pasalnya, harus dilakukan verifikasi terlebihdahulu. Setelah dilakukan verifikasi, calon penerima akan diundang dulu untuk diberikan paparan tentang juklak dan juknis mengenai pemeliharaan sapi yang baik.


"Penerima bantuan tidak hanya sekedar menerima bantuan saja, tapi harus tahu dulu tentang juklak dan juknis serta cara pemeliharaan sapi yang baik. Sehingga, pemeliharaannya tetap berkelanjutan," cetusnya. (HAIRUL SALEH/m)