BORNEONEWS, Barito Selatan - Bupati Barito Selatan (Barsel) HM Farid Yusran mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk saling menjaga kerukunan di tengah perbedaan.
“Karena Barsel bukan milik salah satu suku atau agama, akan tetapi milik bersama. Sebab, berdirinya kabupaten ini atas keinginan seluruh elemen masyarakat,” kata Farid Yusran kepada Borneonews, usai Safari Ramadhan di Masjid Jami Assa’dah Desa Baru Kecamatan Dusun Selatan. Sabtu (11/6/2016).
Ia mengatakan, masyarakat di Barsel ini terdiri dari beragam suku dan agama dan keanekaragaman yang ada tersebut hendaknya tidak menjadi pemicu perpecahan antar masyarakat.
Oleh karena itu ia mengharapkan peran tokoh agama, tokoh masyarakat, damang dan mantir adat sangatlah diperlukan dalam memberikan pemahaman terkait hal itu kepada masyarakat.
“Karena dengan kerukunan yang dilandasi dengan semangat saling menghormati dan menghargai, maka kerukunan antar umat beragama di Barsel akan terus terjaga dengan baik,” tandasnya.
Ia berharap, kepada seluruh umat muslim agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan sebaik–baiknya dan bagi non muslim agar menghormati dan menghargai umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.
“Dengan saling menghargai dan menghormati, maka kerukunan antar umat beragama di Barsel ini akan terus terjaga dengan baik,” harapnya.
Kegiatan safari Ramadhan di desa Baru tersebut dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah beserta kepala SKPD, camat Dusun Selatan, Kujang Rosayadi, alim ulama dan tokoh masyarakat.
Pada kesempatan tersebut juga Bupati Barsel menyerahkan bantuan kepada pengurus sejumlah Langgar maupun Mesjid yang berada diwilayah kecamatan setempat. (URIUTU DJAPER/m)








