PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Palangka Raya, bekerja sama dengan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) dan Puskesmas Bukit Hindu, telah melaksanakan kegiatan skrining terhadap Penyakit Menular Seksual, khususnya HIV/AIDS, bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan skrining ini dilakukan di Aula Besukan bagian dalam Rutan Palangka Raya dan menjangkau 100 orang WBP laki-laki dan perempuan.

Kepala Rutan Kelas IIA Palangka Raya, Bambang Widiyanto, melalui Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Regy Kusuma Pradani, menjelaskan bahwa skrining dilakukan sebagai langkah deteksi dini dan upaya menekan penyebaran penyakit menular di dalam Rutan.

"Tujuan dari kegiatan ini juga adalah untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang optimal di Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan," katanya, Senin, 15 Juli 2024.

Regy menekankan pentingnya skrining sebagai langkah preventif dalam pencegahan penyakit menular seksual di dalam Rutan.

Pemeriksaan dilakukan terutama WBP yang baru masuk ke Rutan, sebagai langkah proaktif dalam menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan di dalamnya.

Selain skrining, Petugas Kesehatan Rutan Palangka Raya juga memberikan edukasi dan sosialisasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada para WBP. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para tahanan dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar.

Rutan Kelas IIA Palangka Raya juga menggunakan kesempatan ini untuk mensosialisasikan PHBS kepada para WBP dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran mereka dalam menjaga kebersihan dan kesehatan pribadi.

--page

Dengan adanya kegiatan skrining ini, diharapkan pelayanan di Rutan Palangka Raya dapat meningkat dan memberikan proses pembinaan yang optimal bagi para WBP.

Kegiatan skrining penyakit menular seksual ini merupakan salah satu langkah preventif yang penting dalam menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan di dalam Rutan.

"Diharapkan, upaya ini dapat memberikan manfaat besar dalam mencegah penyebaran penyakit dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan secara keseluruhan," pungkasnya. (PATHUR/R)