PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Maraknya kasus orang yang diduga mabuk setelah mengonsumsi buah kecubung telah menarik perhatian pihak kepolisian Polda Kalimantan Tengah.

Keprihatinan ini muncul karena potensi gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) akibat konsumsi buah yang memabukkan tersebut.

Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Erlan Munaji, menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan dan penyelidikan di lapangan jika kasus mabuk kecubung ini terus merebak dan menimbulkan korban.

"Kita belum kroscek dan akan kita lakukan kroscek, Polda Kalteng siap untuk mengambil tindakan preventif dan investigatif jika kasus ini semakin meluas," ungkapnya, Senin 15 Juli 2024.

Erlan mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati sebelum mengonsumsi sesuatu, termasuk buah kecubung.

Kesadaran akan dampak yang mungkin ditimbulkan dari konsumsi buah tersebut sangat penting dalam menjaga kesehatan dan keamanan diri sendiri serta lingkungan sekitar.

--page

Ia juga menekankan pentingnya waspada terhadap berita hoaks terkait buah kecubung dan mengingatkan masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan informasi yang belum terverifikasi.

"Kewaspadaan dan kehati-hatian dalam mengonsumsi makanan atau buah-buahan yang belum diuji laboratorium terkait higienitas dan khasiatnya sangat ditekankan untuk menghindari risiko memabukan dan dampak negatif lainnya," pungkasnya. (PATHUR/R)