TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kapolres Barito Timur AKBP Viddy Dasmasela membenarkan penemuan mayat yang diketahui merupakan warga RT 04 Desa Haringen, Senin, 15 Juli 2024. Namun pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kematian warga bernama Robi (24) tersebut.

"Penyidik masih bekerja melakukan penyelidikan secara mendalam untuk mengetahui penyebab kematian korban, masyarakat kami harap bersabar," kata Kapolres saat di konfirmasi di RSUD Tamiang Layang.

Jasad Robi ditemukan tergantung di kebun karet miliknya sendiri di RT 02 Desa Haringen sekitar pukul 06.30 WIB. Tidak jauh dari situ terdapat sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna biru tanpa plat nomor polisi milik korban.

Penentuan mayat ini berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi penemuan remaja putri bernama Mega Ekatni (18) yang tewas terbakar pada 9 Juli 2024.

Ketua BPD Haringen, Epuyani yang diwawancarai di tempat kejadian perkara (TKP) menjelaskan, jasad Robi ditemukan oleh ibu kandungnya saat menyadap karet dan mencium aroma tidak sedap.

--page

Korban diperkirakan sudah tewas beberapa hari lalu, karena terlihat membengkak dan membusuk. Kedua orang tua korban terlihat duduk lemas di sekitar TKP akibat menanggung kesedihan yang mendalam.

"Karena keluarga besar kami di Desa Haringen masih berduka atas meninggalnya Mega Ekatni beberapa hari lalu sehingga orang tua Robi ini juga hampir seminggu ini tidak menyadap karet di kebun ini," kata Epuyani.

Setelah melakukan olah TKP, penyidik kemudian mengevakuasi mayat tersebut ke RSUD Tamiang Layang menggunakan armada Sulung Rescue.

Kapolres Barito Timur AKBP Viddy Dasmasela bersama Wakapolres dan pejabat utama Polres turun langsung ke TKP hingga mengiring evakuasi korban ke RSUD Tamiang Layang. (BOLE MALO/R)