SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Melalui Operasi Patuh Telabang 2024 yang dilaksanakan dalam rangka cipta kondisi Kamseltibcarlantas diharapkan dapat membangun kesadaran masyarakat Kabupaten Sukamara terhadap peraturan berlalu lintas.

Pejabat Bupati Sukamara Kaspinor mengatakan, Operasi Patuh Telabang ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk menciptakan keamanan dan ketertiban berlalu lintas. 

“Harapan kita kedepan, dengan adanya operasi ini dapat membangun kesadaran bersama, sadar untuk melaksanakan apa yang digariskan dalam perundang-undangan,” ujarnya.

Menurut dia, melalui operasi itu pula, pihak kepolisian bersama stakeholder terkait dapat menyampaikan atau mensosialisasikan undang-undang berlalu lintas.

“Karena bagaimapun undang-undang itu kalau tidak disosialisasikan tidak akan tumbuh partisipasi, maka dia tidak efektif. Nah inilah kenapa kita melakukan operasi ini dalam rangka percepat pemahaman kesadaran masyarakat,” terangnya.

--page

Sementara itu, Kapolres Sukamara AKBP Telly Alvin mengatakan dalam Operasi Patuh Telabang tahun ini ada 7 pelanggaran lalu lintas yang diprioritas.

“Tujuh pelanggaran prioritas ini adalah menggunakan HP saat berkendara, pengemudi ranmor di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm SNI, mengemudi ranmor dalam pengaruh alkohol, melawan arus dan pengemudi ranmor yang tidak menggunakan safety belt,” terang AKBP Telly Alvin. (NORHASANAH/j)