KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas, M. Jalaluddin menyampaikan bahwa Pemuda Muhammadiyah sebaiknya tidak berpolitik praktis.

M. Jalaluddin yang juga pernah menjadi Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kapuas dan pernah menjadi Wakil Ketua PWPM Kalteng ini menyampaikan hal tersebut menyikapi sebuah statement Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Tengah pada saat pelantikan PWPM Kalteng yang juga tersiar di sejumlah media, belum lama tadi di Kota di Palangka Raya.

"Saya menganggap program-program unggulan yang disampaikan oleh Ketua PWPM, Yandi Novia sudah sangat luar biasa. Tapi, yang menggelitik pikiran saya, diakhir sambutannya dia mengatakan siap mendukung dan menyukseskan salah satu calon kepala daerah," kata M. Jalaluddin dalam keterangan tertulisnya pada Senin malam, 15 Juli 2024.

Menurut dia hal ini bertentangan dengan statement Ketua PW Muhammadiyah Kalteng Ahmad Syar'i yang menyatakan bahwa 'Muhammadiyah tidak boleh berpolitik praktis'. Kader Muhammadiyah bukan tidak boleh berpolitik, malah wajib hukumnya. 

"Hanya saja secara kelembagaan, Muhammadiyah dan seluruh perangkatnya dilarang untuk berpolitik dan mendukung salah satu calon, hal itu juga pernah disampaikan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Haedar Nasir yang melarang menyeret lembaga Muhammadiyah ke dalam politik," ujarnya.

Karena, kader Muhammadiyah sangat banyak dan menyebar hampir disetiap struktur pemerintahan, baik di legislatif, eksekutif dan juga yudikatif serta banyak juga kader Muhammadiyah yang bergerak di bidang usaha bisnis.

"Untuk itu saya selaku Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kapuas, mengimbau kepada seluruh kader Muhammadiyah, silahkan berpolitik, baik sebagai timses, pendukung atau pun calon, tapi jangan bawa-bawa lembaga ke dalamnya," tuturnya.

--page

"Tanpa disebutkan pun, orang pasti tahu siapa kita dan apa jabatan kita di Muhammadiyah," sambungnya.

Dirinya pun turut mendoakan semoga kader-kader Muhammadiyah yang mencalonkan diri sebagai calon kepala daerah, semuanya sukses dan diridhoi Allah SWT. (DODI)