BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Pj Bupati Seruyan Djainuddin Noor menyatakan bahwa pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadist (MTQH) dan Festival Seni Qasidah (FSQ) pada hakekatnya bertujuan untuk membina ukhuwah Islamiyah dan sarana penghayatan serta pengamalan Alquran.
Pernyataan ini disampaikan saat pembukaan MTQH ke-17 dan FSQ tingkat Kabupaten Seruyan di Kecamatan Seruyan Raya, Senin malam, 15 Juli 2024.
Acara pembukaan MTQH dan FSQ tersebut dihadiri Forkopimda, Anggota DPRD Kalteng Dapil II Kotim Seruyan, Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), tokoh masyarakat, dan tokoh agama.
"Momentum pelaksanaan MTQH dan FSQ pada tahun ini merupakan sarana dalam mencapai tujuan utama, yaitu mewujudkan penghayatan dan pengamalan Alquran dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan beragama sesuai dasar negara kita, Pancasila," katanya.
Menurut Pj Bupati, dengan pelaksanaan MTQH dan FSQ diharapkan kecintaan terhadap Islam, Alquran, keimanan, dan ketaqwaan kepada Allah Subhanahu wata'ala semakin kokoh.
--page
Ia mengatakan, MTQH dan FSQ juga tentunya menjadi sarana pembelajaran dan evaluasi bagi kemajuan masyarakat dalam menghayati dan mengamalkan nilai-nilai keagamaan yang dimulai dari pemahaman dalam membaca dan menulis Alquran secara baik dan benar.
“Selamat bermusabaqah dan selamat berlomba kepada qari dan qariah, hafidz dan hafidzah, mufasir dan mufasirah, serta seluruh peserta, dan tetap menjunjung tinggi sportifitas serta kejujuran,“ tukasnya. (FAHRUL)









