BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka) terus melakukan peningkatan pengelolaan dan layanan kearsipan, dengan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) bagi admin dan arsiparis, Selasa, 16 Juli 2024.
Kepala Disarpustaka Kapuas Suwarno Muriyat seusai mengikuti Bimtek yang berlangsung selama sehari dan diselenggarakan oleh Arsip Nasional RI (ANRI) ini menguraikan tentang pentingnya SIKN dalam pengelolaan arsip.
"Sistem, jaringan, dan sarana pelayanan informasi arsip secara nasional bertujuan untuk mewujudkan layanan arsip dinamis dan statis sebagai memori kolektif Bangsa Indonesia secara lengkap, cepat, tepat, mudah, dan murah yang disajikan secara transparan dan akuntabel kepada publik," katanya.
Ia menambahkan bahwa arsip yang telah diproses digitalisasi akan dimasukkan ke dalam aplikasi SIKN dan kemudian diakses oleh publik secara online melalui website Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN) dari sejumlah simpul jaringan.
"Pasca Bimtek, para arsiparis dan admin SIKN Pemerintah Kabupaten Kapuas akan segera menata berbagai arsip dinamis dan statis serta berkoordinasi dengan simpul jaringan agar arsip tersebut dapat disajikan kepada publik secara transparan," ujarnya.
--page
Dua pemateri dalam Bimtek ini, yakni Ir. Suryana dan Yuliusman Kurniawan yang juga Pembina Informasi Nasional ANRI, menekankan kepada Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) untuk memanfaatkan JIKN sebagai salah satu website penunjang tugas dan fungsi di lingkungan kerja, pengembangan ilmu pengetahuan, serta dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
"LKD yang memiliki informasi kearsipan bersifat terbuka untuk diakses publik ataupun informasi kearsipan yang diakses secara terbatas oleh pengguna di lingkungan pemerintah melalui Portal JIKN Intra-Pemerintah," tuturnya. (DODI/H)









