SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Dermaga penyeberangan feri Sampit-Seranau dipasang pagar untuk meningkatkan keamanan saat masyarakat beraktivitas.

"Kita rekomendasikan penambahan perbaikan untuk mengurangi resiko yang mengancam keselamatan masyarakat. Seperti penambahan pagar dan penggantian kayu yang lapuk," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kotawaringin Timur (Kotim) Rody Kamislam, Rabu, 17 Juli 2024.

Perbaikan tersebut dilakukan kolaborasi antara operator kapal feri CV Graha Tehnik dan CV Putera Mentaya dengan PT Inhutani III selaku pemilik lahan. Karena Dishub Kotim tidak dapat mengucurkan anggaran perbaikan pada fasilitas yang statusnya belum menjadi milik pemda.

Tiang-tiang pagar tersebut sudah terpantau mulai dikerjakan pada Selasa, 17 Juli 2024 dan pada hari yang sama telah berdiri di sekeliling dermaga.

Sebelumnya, Rody meninjau dermaga tersebut, Senin, 15 Juli 2024. Ia memeriksa hasil perbaikan setelah bagian utara dermaga runtuh dan dipasang police line awal Mei 2024.

Sisa reruntuhan itu masih berada pada posisi semula, namun dermaga dipastikan telah diperbaiki oleh operator meski tidak memulihkan bagian yang telah runtuh.

Dermaga tersebut kini lebih sempit dari ukuran semula. Namun Rody memastikan, meski menyempit akses tercepat satu-satunya menuju Mentaya Seberang tersebut telah mendapat sentuhan perbaikan pada tiang pancang dan lantainya. Sehingga aman saat masyarakat beraktivitas di dermaga.

--page

"Kita memastikan dermaga fungsional dan aman untuk digunakan masyarakat. Jangan sampai terjadi hal-hal yang mengancam keselamatan warga kita yang sedang beraktivitas di dermaga. Apalagi ini satu-satunya akses tercepat masyarakat Kecamatan Seranau menuju Sampit," tandas Rody. (DEWI PATMALASARI/R)