BORNEONEWS -NanganBulik: Sepekan bulan suci ramadan berlangsung, harga kebutuhan pokok untuk berbagai komoditas di pusat perbelanjaan di kota Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau kian tak menentu. Bahkan, tak sedikit komoditas yang justru mengalami lonjakan harga cukup tinggi, seperti halnya untuk beberapa jenis sayur mayur dan bahan pokok lain, misalnya untuk harga jual telor ayam, kentang dan wortel.
Dari pantaun Borneonews di pusat pasar Tradisional Nanga Bulik Minggu (12/6), harga kentang yang pada empat hari lalu masih dijual di harga Rp20 ribu per kilogram kini kembali mengalami penaikan sebesar Rp 5 ribu menjadi Rp25 ribu. Padahal harga normal sebelum masuk bulan puasa sayuran jenis ini dapat diperoleh dengan harga Rp13-15 ribu per kilonya.
Untuk wortel, harganya kini justru tembus di angka Rp35 ribu/kg, padahal empat hari lalu masih bisa didapat dengan harga Rp25 ribu untuk setiap kilogramnya. Sedangkan untuk telor ayam, jika semula masih di angka Rp45ribu/piring (30 butir), kini tembus di angka Rp50 ribu per piringnya. Termasuk juga Cabai Rawit yang kini juga tembus diangka Rp50 ribu/kilogramnya.
"Beberapa bahan pokok yang saat ini naik juga yakni Gula Pasir, di mana gula pasir yang kualitas bagus bahkan harganya mencapai Rp25 ribu/kilogram, sebelunya Rp17-18 ribu/kg. Untuk yang kualitas standar yang sebelumnya Rp13 ribu/kg kini menjadi Rp17-18 ribu/kg," tutur Siti, salah seorang pedagang di Pasar Saik Nanga Bulik.
Selain itu, diketahui pula bahwa sejak awal ramadan lalu hingga kini untuk daging Sapi harganya masih stabil di harga tinggi yakni Rp135 ribu per kilogramnya.
Selain sejumlah komoditas yang naik signifikan, adapula beberapa bahan pokok yang harganya stabil dan masih dinilai wajar. Misalnya untuk harga ayam potong ras, yang masih dijual di kisaran Rp38- Rp40 ribu/kg. Namun demikian, tak sedikit pula pedagang yang mulai khawatir akan naiknya harga ayam potong menjelang hari raya nanti, pasalnya disebut-sebut bahwa saat inipun stok ayam potong sudah mulai berkurang dari daerah penyuplai seperti halnya Pangkalan Bun.
"Harga ayam masih sama, ya di kisaran Rp38-Rp40ribu/kg. Normallah segini, meskipun kita juga mulai was-was takut tiba-tiba naik karena katanya stoknya mulai menipis, padahal permintaan lumayan meningkat dua kali lipat dibanding biasanya," ujar Hj Armayana, salah seorang pedagang ayam di los ayam potong Pasar Saik Nanga Bulik. (HN/*)








