KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Seruyan berperan aktif dalam upaya pencegahan stunting di wilayah setempat.

 Kepala DP3AP2KB Seruyan, Junaidi, menekankan pentingnya sosialisasi mengenai beberapa hal kunci dalam penanganan dan pencegahan stunting, khususnya memperhatikan 4T.

"Untuk 4T sendiri, yaitu terlalu muda dalam menikah, terlalu tua dalam menikah, terlalu dekat jarak kelahiran anak, dan terlalu banyak anak," jelas Junaidi, Rabu, 17 Juli 2024.

Selain itu, Junaidi juga menekankan pentingnya memperhatikan lingkungan dalam keluarga yang berisiko stunting (KRS). Faktor-faktor seperti akses terhadap air bersih dan kelayakan jamban keluarga sangat berpengaruh dalam pencegahan stunting.

"Karena stunting itu jika mengacu pada KRS juga harus memperhatikan lingkungannya, seperti sumber air bersih dan jamban keluarga," tambahnya.

--page

Upaya DP3AP2KB Seruyan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai faktor-faktor risiko stunting dan pentingnya menjaga kesehatan serta kebersihan lingkungan.

Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi angka stunting di Kabupaten Seruyan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. (FAHRUL/j)