BORNEONEWS, Tamiang Layang - Polisi mengungkap kronologi tewasnya pekerja proyek atau tukang yang tertimpa alat berat di RT 04 Desa Bamban Kabupaten Barito Timur, Rabu, 17 Juli 2024, setelah terlebih dahulu melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP dan meminta keterangan saksi-saksi.
"Sekitar pukul 07.00 WIB di lokasi proyek pekerjaan siring jalan di RT 04 Desa Bamban, para pekerja bersiap melakukan pekerjaan perbaikan siring. Saat itu korban berniat ingin membenarkan ganjal hammer (kepala babi) yang terletak di bahu jalan," ungkap Kapolres Barito Timur AKBP Viddy Dasmasela melalui Kapolsek Benua Lima Iptu Rabin Agusta.
Namun beberapa saat kemudian hammer itu bergerak dan terguling menimpa kepala korban yang dalam posisi jongkok.
"Akibatnya korban mengalami pecah pada bagian kepala dan meninggal dunia di tempat," lanjut Rabin.
Setelah mendapatkan informasi, personel Polsek Benua Lima segera turun ke TKP dan berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Satreskrim Polres Barito Timur untuk penanganan korban.
--page
Para relawan dari Relawan Matabu Jaya, Sulung Rescue dan Papas Pasar Panas juga turun ke TKP untuk memberikan bantuan evakuasi.
Selanjutnya setelah polisi tiba di TKP, korban dievakuasi ke RSUD Tamiang Layang oleh Relawan Matabu Jaya. (BOLE MALO/H)









