BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sepekan Ramadan, harga ayam potong di Pasar Indra Sari dan Pasar Tembaga Indah ,Pangkalan Bun, mulai mengalami kenaikan.
Kini harga dari penjual di pasar Rp38 ribu per kilogram. Padahal, sehari sebelum Ramadan, harga ayam potong di pasar tersebut mengalami penurunan dari Rp35.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.
"Dari pemasoknya sudah tinggi," kata Yati, pedagang ayam potong di Pasar Indra Sari saat ditemui Borneonews, Minggu (12/6/2016).
Kata pedagang lainnya, permintaan ayam potong di pasaran pada bulan Ramadan ini meningkat. Dari yang biasa menjual 50 potong ayam per hari kini bisa 100-150 potong per hari.
"Stoknya kurang, saya aja ngambil dari temen, ya wajar harganya naik dikit," katanya sambil menghubungi rekannya meminta pasokan ayam ditambah.
Sementara itu harga daging sapi di dua pasar tersebut tetap Rp135 ribu per kilogram. Tidak ada kenaikan lagi setelah menjelang Ramadan naik Rp15.000 per kilogram.
"Sekilo harganya masih Rp135.000, mau beli berapa kilo, Mas? kata pedagang daging sapi di Pasar Indra Sari, Pangkalan Bun.
Beberapa pembeli menyebut, kenaikan harga daging ayam saat ini sudah terjadi dalam kurun waktu dua hari. Mereka meminta pemerintah turun tangan dan mengawasi kenaikan harga tersebut.
"Kalau bisa diturunkan lagi seperti sebelum Ramadan tuh harganya Rp32 ribu perkilo paling mahal, ini saya beli udah hampir Rp40 ribu perkilonya," kata Rahayu.
Sementara itu untuk harga sembako seperti beras, gula dan minyak goreng saat ini terpantau belum mengalami kenaikkan harga secara signifikan. (CECEP HERDI/m)








