BORNEONEWS, Palangka Raya - Kapakat Dayak Perjuangan melaksanakan aksi damai di depan Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis, 18 Juli 2024 dimulai pada pukul 09.30 WIB.
Berdasarkan hasil pantauan BorneoNews di lapangan puluhan orang turut serta mengikuti acara tersebut. Dimulai dengan ritual adat Dayak, aksi kemudian dilanjutkan dengan orasi yang disertai tarian manasai.
Kristianto Diun Tunjang, Ketua Umum Betang Mandau Telawang, yang merupakan bagian dari Kapakat Dayak Perjuangan, menegaskan bahwa tujuan aksi ini adalah untuk mendorong partai politik di Kalimantan Tengah (Kalteng) agar mengusung calon pemimpin yang berasal dari suku Dayak.
Dengan harapan agar Dayak dapat menjadi pemimpin yang memimpin dengan kearifan lokal dan memahami adat Dayak.
"Demi keamanan dan kondusifitas Kalteng, kami berharap agar suara kami didengar oleh pihak DPRD Kalteng. Jika tidak, kami tidak segan untuk melakukan aksi yang lebih besar dan terus menerus menggelar aksi ini," ujar Kristianto Diun Tunjang pada Kamis, 18 Juli 2024.
Kapakat Dayak Perjuangan sangat menekankan pentingnya kepemimpinan yang mengakar pada kearifan lokal dan adat Dayak.
Mereka berharap agar pemimpin Kalteng yang terpilih nantinya adalah putra atau putri asli Dayak, sehingga Dayak dapat menjadi raja atau pemimpin di rumahnya sendiri.
--page
Aksi damai ini menjadi salah satu bentuk pergerakan Kapakat Dayak Perjuangan untuk memperjuangkan hak-hak suku Dayak dan menegaskan pentingnya representasi mereka dalam kepemimpinan daerah.
"Saya berharap agar aspirasi bisa didengar dan diimplementasikan oleh pihak terkait demi terciptanya keadilan dan keberlanjutan bagi masyarakat Dayak di Kalteng," pungkasnya. (PATHUR/R)









