BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti mengatakan bahwa kegiatan impor di Kalteng paling banyak berupa pupuk selama Mei 2024.
"Komoditas utama impor Kalteng pada Mei 2024 berupa pupuk atau kalium klorida pada kelompok pupuk," kata Agnes pada Kamis, 18 Juli 2024.
Menurut golongan barang, kata Agnes lagi, tiga kelompok terbesar impor Kalimantan Tengah pada Mei 2024 adalah pupuk senilai US$1,44 juta, mesin atau peralatan listrik senilai US$0,15 juta, berbagai produk kimia US$0,14 juta dan mesin atau pesawat mekanik senilai US$0,14 juta.
"Dibanding bulan sebelumnya, secara umum terjadi pengurangan nilai impor Kalteng sebesar US$0,43 juta atau turun 18,30 persen," tutur Agnes lagi.
Penurunan nilai impor ini disebabkan oleh berkurangnya aktivitas impor pada kelompok bahan bakar mineral.
--page
"Kelompok yang mengalami penurunan nilai impor terbesar yaitu kelompok bahan bakar mineral dengan pengurangan sebesar US$1,36 juta, sedangkan kelompok yang mengalami kenaikan nilai impor terbesar adalah kelompok pupuk senilai US$1,44 juta," jelas Agnes. (TESTI PRISCILLA/Y)









