BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo menekankan perlunya mengoptimalkan peran posyandu.
Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) ini menilai Posyandu sebagai salah satu garda terdepan dalam percepatan penurunan stunting.
“Kita juga harus memprioritaskan sektor pendidikan dan kesehatan, termasuk dalam upaya percepatan penurunan stunting,” ungkap Edy di Palangka Raya, baru baru ini.
Sebagai informasi, stunting merupakan kondisi di mana tinggi badan anak lebih rendah dari standar pertumbuhan yang sesuai dengan usianya.
Kondisi ini disebabkan oleh kekurangan gizi kronis yang terjadi dalam periode panjang, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Mulai dari masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.
--page
Stunting dapat mempengaruhi perkembangan fisik dan kognitif anak, sehingga memiliki dampak jangka panjang pada kemampuan belajar dan produktivitasnya di masa depan. (HERMAWAN DP/Y)









