PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Harga Crude Palm Oil (CPO) atau minyak kelapa sawit Kalteng terpantau meningkat berdasarkan data Dinas Perkebunan (Disbun) Kalteng.

Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (Lohsar) Achmad Sugianor mengatakan kenaikan tersebut terlihat dari hasil rapat Penetapan Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Produksi Pekebun.

“Hasil rapat Periode I bulan Juli 2024 harga minyak sawit (CPO) Kalteng berada di angka Rp12.760,40,” tutur Sugianor dalam keterangannya baru baru ini.

Ia mengatakan harga tersebut menunjukkan kenaikan dari periode II bulan Juni 2024, sebesar Rp224,95 dari harga Rp12.535,45.

Sedangkan harga inti sawit juga bergerak naik di angka Rp7.875,.000 dari harga pada periode sebelumnya yaitu sebesar Rp7.875,60,- (per Kg + PPN).

--page

“Sedangkan untuk indeks “K” berada di angka 89,38 persen,” sebut dia.

Sugianor menilai jika dibandingkan pada periode awal tahun 2024 secara umum harga TBS Kalteng mengalami tren kenaikan. (HERMAWAN DP/H)