BORNEONEWS, Palangka Raya - Harga daging ayam ras kembali mengalami penurunan pada Sabtu, 20 Juli 2024.
Berdasarkan pantauan Borneo News, harga daging ayam ras di beberapa pasar Palangka Raya telah turun hingga mencapai sekitar Rp31.000 per kilogram.
"Iya hari ini harganya turun jadi Rp31.000 per Kg, padahal sebelumnya sempat di harga Rp42.000 kan. Ayo dibeli ayamnya, mumpung murah," tutur Rohma, pedagang daging ayam di Jalan Tingang pada Sabtu, 20 Juli 2024.
Kondisi yang sama juga tampak di Pasar Kahayan, harga daging ayam juga berada di angka Rp32.000 per Kg sementara di Pasar Besar berkisar pada harga Rp28.000 hingga Rp31.000 per Kg.
Sementara itu Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Agnes Widiastuti menuturkan bahwa penurunan harga ayam dipengaruhi oleh banyak faktor.
--page
"Penurunan harga ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk distribusi yang lebih merata dan keseimbangan antara pasokan dan permintaan," jelasnya.
Sementara sebelumnya, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Ardian Pangestu menyarankan pembangunan apartemen ayam untuk hilirisasi daging ayam di Kalteng.
"Secara tahunan, komoditas yang mengalami kenaikan cukup tinggi mayoritas didominasi oleh volatile food utamanya pada komoditas daging ayam ras," kata Ardian.
Sehingga, katanya, diperlukan langkah ekstra untuk mengantisipasi kenaikan komoditas tersebut.
"Adapun untuk jangka pendek yang dilakukan adalah dengan memenuhi kebutuhan pasokan sehingga kenaikan harga bisa ditekan yaitu dengan cara impor dari daerah lain seperti Kalsel dan Pulau Jawa, sementara untuk jangka panjang adalah dengan meningkatkan daerah produksi daging ayam dan penguatan hilirisasi pangan," tuturnya.
Khusus untuk daging ayam, dirinya menyarankan untuk adanya pembangunan apartemen ayam. (TESTI PRISCILLA/j)









