PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Paparan asap rokok, atau yang dikenal sebagai secondhand smoke, memiliki berbagai efek negatif pada kesehatan anak-anak. 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng Suyuti Syamsul menyebut dampak efek negatif seperti ganguan kecerdasan, tingkah laku lebih agresif, infeksi meningitis, menurunkan proses penyembuhan luka, infeksi telinga tengah, asthma, limfoma, pneumonia, leukimia, bronkhitis.

"Anak-anak yang terpapar asap rokok lebih rentan terkena bronkitis, pneumonia, dan infeksi saluran pernapasan atas. Asap rokok dapat memicu serangan asma dan memperparah kondisi asma pada anak-anak yang sudah mengidapnya," ujarnya, Senin, 22 Juli 2024.

Anak-anak yang terpapar asap rokok mungkin memiliki masalah kognitif dan perilaku, termasuk masalah perhatian dan prestasi akademik yang lebih rendah.

"Untuk melindungi anak-anak dari efek buruk paparan asap rokok, penting bagi orang tua dan pengasuh untuk tidak merokok di sekitar anak-anak, baik di dalam rumah, mobil, atau area lain yang tertutup," anjurnya.

--page

Arahnnya, merokok di luar ruangan dan menjauh dari anak-anak adalah langkah yang signifikan dalam menjaga kesehatan mereka. (MARINI/j)