BORNEONEWS, Palangka Raya - Kebakaran bengkel di Palangka Raya juga menghanguskan sebanyak 20 unit sepeda motor.
Pada pukul 06.45 WIB, Kepala Seksi Pengendali Operasi Komunikasi Penyelamatan Diskarmat Palangka Raya, Sucipto, menerima laporan mengenai kebakaran yang terjadi.
Informasi yang berhasil dihimpun menunjukkan bahwa api diduga berasal dari stop kontak yang terhubung dengan sebuah lemari pendingin. Upaya pemadam kebakaran dilakukan oleh penjaga bengkel, Ipul, dengan menggunakan tabung apar 5 Kilogram.
"Meskipun api sempat mereda, namun karena isi apar habis, api kembali membesar," katanya, Selasa, 23 Juli 2024.
Ketika tim tiba di lokasi, api telah membesar akibat bangunan bengkel yang terbuat dari kayu dan adanya oli serta kendaraan yang sedang diservis di dalamnya. Sekitar 20 unit motor dilaporkan hangus terbakar di dalam bengkel, sementara dua motor lain berhasil diselamatkan.
--page
Sucipto mengatakan, kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Kejadian tragis ini menjadi peringatan akan pentingnya keselamatan dan kewaspadaan dalam menggunakan listrik di lingkungan bengkel.
"Semoga kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang, dan semoga para pemilik bengkel dapat meningkatkan sistem keamanan dan pemadam kebakaran untuk mencegah kerugian yang lebih besar," pungkasnya. (PATHUR/H)









