KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kecamatan Kapuas Kuala patut berbangga, karena Rahmawati Nurcahyono berhasil meraih juara predikat Bunda PAUD Teladan 1 di ajang Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Kabupaten Kapuas tahun 2024. 

Prestasi ini mengantarkannya untuk mewakili Kabupaten Kapuas dalam ajang Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2024 yang akan datang.

Selain Bunda PAUD Kecamatan Kapuas Kuala, Kecamatan Kapuas Kuala juga mendapatkan penghargaan lain melalui Bunda PAUD Desa Palampai, Wati Bajuri, yang meraih Juara Harapan II dalam kompetisi tersebut. 

"Penghargaan ini merupakan bukti nyata dedikasi dan komitmen Kecamatan Kapuas Kuala dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini," kata Camat Kapuas Kuala, Nurcahyono, Selasa, 23 Juli 2024.

Dalam presentasinya, Rahmawati Nurcahyono selaku Bunda PAUD Kecamatan Kapuas Kuala menyampaikan materi yang berjudul "Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan, Dengan Gerakan Kabun Kaladi (Gerakan Kunjungan Bunda Ke Kelas Mendampingi dan Mengapresiasi). 

Rahmawati memaparkan berbagai pengalaman dan strategi yang telah dilakukannya selama menjalankan tugas sebagai Bunda PAUD. Ia menjelaskan upaya pembinaan PAUD yang dilakukannya dengan fokus pada tiga aspek utama, yaitu:

Memotivasi dan Partisipasi Masyarakat: Mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam kegiatan PAUD, baik melalui dukungan moral maupun materiil.

Pengembangan Kelembagaan dan Program PAUD: Membangun kelembagaan PAUD yang kuat dan mengembangkan program inovatif yang sesuai dengan kebutuhan anak usia dini.

--page

Peningkatan Kapasitas dan Mutu PAUD: Meningkatkan kapasitas tenaga pendidik PAUD melalui pelatihan dan workshop, serta memastikan mutu pendidikan yang diberikan sesuai dengan standar nasional.

Dengan inovasi dan kreativitas yang diterapkannya, Rahmawati berhasil menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan mendukung transisi anak-anak dari PAUD ke SD. 

Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi Bunda PAUD lainnya di seluruh Kabupaten Kapuas dan Provinsi Kalimantan Tengah untuk terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini. (DODI/R)