BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran meminta kalangan wartawan ikut mengawasi masalah-masalah lingkungan. Gubernur menyoroti isu-isu lingkungan, salah satunya kasus bocornya kolam limbah PT Lahai Coal, anak perusahaan PT BHP Biliton di Kabupaten Murung Raya.

"Sekarang kan ada limbah BHP di Murung Raya itu, nah tolong rekan-rekan wartawan juga ikut mengawasi. Biar pun itu PKB2B kita akan ambil tindakan jika memang terbukti," ungkap Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, kepada Borneonews, di Palangka Raya, Senin (13/6/2016).

Sugianto mengemukakan, telah meminta Komisi IV DPR RI dan Kementerian Lingkungan Hidup untuk turun langsung ke sana demi turut memantau dan memeriksa kasus tersebut.

"Kalau ada faktor kesengajaan kita minta itu distop dulu produksinya. Kalau ternyata limbahnya sangat berbahaya akan kita denda dan kita hentikan langsung. Izin operasionalnya akan kita cabut. Kita akan usulkan kepada Kementerian ESDM agar izinnya dicabut," tegasnya. (TESTI PRISCILLA/N).