SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Muhammad Kurniawan Anwar menyayangkan menghilangnya rute penerbangan Sampit-Surabaya di Bandara H. Asan Sampit.

Kurniawan mengungkapkan bahwa menghilangnya rute tersebut dimulai sejak awal Juli 2024 lalu. Hal ini tentu membuat masalah baru di sektor transportasi udara Bandara H. Asan Sampit.

"Kami menyayangkan menghilangnya rute penerbangan Sampit-Surabaya dari Bandara H. Asan Sampit. Ini perlu ditanggapi serius oleh pihak pemerintah daerah," Kata Muhammad Kurniawan Anwar, Selasa, 23 Juli 2024.

Dirinya meminta agar pemerintah daerah menyiapkan langkah-langkah konkrit untuk mengatasi hilangnya rute penerbangan tersebut. Dirinya menilai hilangnya rute penerbangan ini merupakan kemunduran di sektor transportasi udara.

"Kami dari Komisi IV mempertanyakan keseriusan pemerintah daerah dalam menyelesaikan permasalahan transportasi ini. Ini merupakan kemunduran bagi penerbangan di Kotim," ucapnya.

--page

Kurniawan mengungkapkan, dari masyarakat hingga kalangan pengusaha juga sangat menyayangkan atas hilangnya rute penerbangan ini, apalagi nantinya sampai tidak beroperasi lagi.

Oleh sebab itu, pemerintah daerah harus melakukan hal-hal yang valid dan lebih nyata. Hal ini dikarenakan Bandara H. Asan Sampit sudah menjadi jendela daerah.

"Tentu ini menjadi tantangan yang serius bagi pemerintah daerah. Penumpang butuh kepastian terbang, jangan sampai sudah mempunyai jadwal terbang tapi kenyataannya malah batal. Seharusnya pihak maskapai tidak perlu khawatir terkait masalah penumpang," tutupnya. (Ari)