BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz mengatakan bahwa jumlah pinjaman online atau pinjol di Kalteng meningkat sebesar Rp69,70 miliar.
"Pada sektor Fintech P2P Lending atau yang dikenal dengan sebutan pinjol, jumlah outstanding pinjaman pada bulan April 2024 meningkat sebesar Rp69,70 miliar atau 29,74 persen yoy," kata Danu pada Selasa, 23 Juli 2024.
Danu menjelaskan bahwa bahwa dari sebesar Rp234,40 miliar pada April 2023, lanjut Danu, menjadi Rp304,10 miliar pada April 2024.
"Hal tersebut sejalan dengan jumlah rekening penerima pinjaman yang mengalami peningkatan sebanyak 5.113 akun yakn 9,45 persen yoy dari sebanyak 54.081 akun menjadi 59.194 akun," jelasnya.
Menurut Danu, untuk sektor Perusahaan Pembiayaan, jumlah piutang pembiayaan per April 2024 tumbuh sebesar Rp1.119,31 miliar yakni 15,07 persen yoy.
--page
"Data ini diambil pada April 2024 dengan perbandingan data April 2023. Dari sebesar Rp7.425,62 miliar pada April 2023 menjadi Rp8.544,93 miliar pada April 2024," bebernya lagi. (TESTI PRISCILLA/j)









