TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Bunda PAUD Kabupaten Barito Timur Melly Novita mengapresiasi berbagai kegiatan yang diadakan IGTKI-PGRI dan Dinas Pendidikan Barito Timur dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2024.

Kegiatan yang dimaksud yaitu Senam Anak Indonesia, Lomba Mewarnai TK A, Lomba Mewarna TK B serta Mendengarkan Cerita Bunda PAUD.

"Saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak atas terselenggaranya kegiatan ini yang merupakan pertama kali Bunda PAUD ikut memeriahkan Hari Anak Nasional di Barito Timur,” ucap Melly dalam sambutannya dalam acara Peringatan HAN di Aula Rumah Jabatan Bupati Barito Timur, Selasa, 23 Juli 2024.

Menurutnya, HAN merupakan momentum yang sangat penting bagi semua pihak untuk meningkatkan kepedulian terhadap anak.

“Tugas dan tanggung jawab kita sebagai orang tua adalah memastikan anak-anak untuk tumbuh dan berkembang dengan baik, serta memberikan hak anak untuk mendapat pendidikan dan perlindungan, hak bermain, hak mendapat nama dan Identitas, hak mendapat makanan, akses kesehatan, rekreasi, serta hak untuk berkembang,” jelas Bunda PAUD.

--page

Peringatan HAN kali ini mengusung tema Anak Terlindungi Indonesia Maju, dengan sub tema Anak Cerdas, Berinternet Sehat.

“Artinya anak Indonesia diberi ruang agar sehat dalam berinternet karena mengingat saat ini penggunaan gawai oleh anak Indonesia terutama anak usia dini harus menjadi perhatian serius oleh para orang tua, pendidik, dan pemerintah. Anak bebas bermain gawai tidak terkontrol oleh para orang tua, dan membuka internet tanpa pengawasan, dikhawatirkan dapat merusak moral dan perilaku anak,” kata Melly Novita.

Dia berpesan agar anak usia dini perlu diberi batasan waktu dalam penggunaan gawai demi pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal, agar anak Indonesia menjadi anak cerdas, sehat, ceria beriman dan berakhlak mulia.

”Harapan saya kepada seluruh orang tua, guru dan dinas pendidikan agar terus memperhatikan anak usia dini dengan memberikan mereka layanan yang sesuai kebutuhan anak karena anak usia dini saat ini adalah masa usia emas (0-6) tahun atau disebut golden age,” tandasnya. (BOLE MALO/j)