BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Ditandai dengan pemecahan kendi pada alat berat, Pj. Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Budi Santosa lakukan groundbreaking pemeliharaan infrastruktur jalan melalui program CSR berkelanjutan di Kabupaten Kobar tahun 2024.
Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Desa Rungun, Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam), Rabu, 24 Juli 2024 pagi.
Dalam sambutannya Pj. Bupati mengatakan pembangunan infrastruktur dianggap sangat penting sebagai dampak positif dari keberadaannya.
"Karena dari pembangunan infrastruktur secara otomatis juga berdampak pada pembangunan ekonomi. Agar kondisi tersebut bisa terwujud, lantaran keterbatasan dana yang ada, untuk itulah dalam pemeliharaan infrastruktur jalan ini dilakukan secara konsorsium yang melibatkan beberapa perusahaan, melalui CSR," jelas Pj. Bupati.
Kepala Dinas PUPR Kobar Hasyim Mualim menjelaskan pembangunan infastruktur melalui CSR berjalan merupakan upaya untukmendukung konektivitas antar wilayah.
"Konektivitas yang baik atau wilayah akan membuka berbagai peluang pertumbuhan kegiatan perekonomian, kemudahan berbagai kegiatan pendukung. Sehingga keberadaan jalan memainkan peranan penting dalam mempercepat pemerataan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," jelas Kadis PUPR.
Kadis PUPR kemudian menjelaskan jalan mana saja yang dilakukan pemeliharaan infrastruktur.
"Pemeliharaan ruas jalan yang melibatkan 4 perusahaan perkebunan sawit ini yaitu Jalan Simpang Lalang- Rungun sepanjang 6,70 Km. Kemudian untuk Jalan Sagu - Batas Pangkalan Muntai sepanjang 5,88 Km dan Jalan Tempayung - Sumber Mukti sepanjang 12, 59 Km. Jenis pemeliharaan ruas jalan tersebut dilakukan dilakukan dengan penanganan laterit," jelasnya. (WAHYU KRIDA/R)









