BORNEONEWS, Sukamara - Dinas Perikanan (Diskan) Sukamara tebar 30.176 ekor ikan dalam kegiatan restocking ikan lokal di Sungai Jelai pada Rabu, 24 Juli 2024.
Kepala Dinas Perikanan Sukamara, Fandedi mengatakan bahwa pada tahun 2024 melalui program perikanan tangkap pihaknya telah menganggarkan dan memprogramkan kegiatan melepaskan ikan ke sungai atau restocking.
“Kegiatan restocking ini bertujuan agar sumber daya ikan di sungai Jelai tetap lestari, khususnya ikan-ikan lokal yang bernilai ekonomi penting,” ucap Fandedi, Rabu, 24 Juli 2024.
Jenis ikan dan jumlah yang ditebar adalah ikan baung sebanyak 7.000 ekor, belida 500 ekor, jelawat 5.000 ekor, kelabau 2.676 ekor dan gurame 7.000 ekor.
“Jadi jumlah total ikan yang kita tebar hari ini ada 30.176 ekor. Dan ikan-ikan ini ditebar di 7 titik lokasi Sungai Jelai dan Dermaga Pasar Inpres adalah lokasi pertama untuk restocking,” ujarnya.
Setelah itu, untuk lokasi penebaran benih ikan juga dilakukan di Kelurahan Mendawai sebanyak 3 titik dan Kelurahan Padang 3 titik.
Sementara itu, Pejabat Bupati Sukamara Kaspinor mengatakan restocking ikan lokal bertujuan untuk mengembalikan kondisi Sungai Jelai yang alami dan kaya dengan berbagai macam jenis ikan. Dengan kondisi sungai yang natural tersebut diharapkan bisa menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat, terutama para nelayan.
--page
"Ini semua sudah kita programkan dengan seksama di APBD. Bagaimana sungai, danau, termasuk pantai, bisa menjadi sumber penghasilan masyarakat nelayan kita," tukas Kaspinor. (NORHASANAH/R)









