BORNEONEWS, Pulang Pisau - Petani buah jeruk di Desa Tahai Baru, Kecamatan Maliku, sedang panen melimpah. Namun di balik panen raya ini, justru harga terus turun sehingga berpengaruh terhadap keuntungungan.
Seorang petani jeruk, Lotre menyampaikan, harga jual buah jeruk saat ini Rp4 ribu sampai Rp 5 ribu per kilogram. Berbeda pada panen sebelumnya harga Rp 8 ribu sampai Rp 10 ribu per kilogram ukuran buah besar maupun kecil.
"Ini lagi musim panen, banyak yang panen jadi harganya turun. Untungnya sangat sedikit, apa lagi harga pupuknya mahal," kata Lotre, Rabu, 24 Juli 2024.
Lotre menambahkan, dirinya mengelola sendiri kebun miliknya itu sehingga tidak ada lagi biaya untuk pengupahan. Kalau ada biaya pengupahan maka tidak ada lagi keuntungan.
Lotre menjelaskan, kebun tersebut sebelumnya kebun karet, namun kini diganti dengan menanam pohon jeruk. Masih ada sebagian lahan yang bum tergarap untuk memperluas areal tanam karena terkendala permodalan.
--page
Untuk sementara itu, kata Lotre dirinya memiliki 80 pohon jeruk. Bibitnya dibeli dengan harga Rp 15 ribu per pohon. Hasilnya setiap kali panen sebanyak 4 ton. Pembelinya datang dari Palangka Raya, Banjarmasin bahkan dari Pulau Jawa.
Lotre mengharapkan adanya bantuan dari pemerintah berupa permodalan untuk bukan lahan yang belum tergarap. Kemudian bantuan bibit serta pupuk. (RETHA/j)









