PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Warga Desa Tahai Baru, Kecamatan Maliku, melakukan Ruwat Desa, salah satu tradisi turun temurun masyarakat suku Jawa dalam melestarikan budaya yang diwarisan nenek moyang mereka.

Jamilin (55 tahun), salah satu tetua warga Desa Tahai Jaya menyampaikan, tradisi bersih kampung atau yang dikenal dengan hasa Jawa Ruwatan ini menjadi agenda rutin setiap tahun, memohon keselamatan dari Yang Maha Kuasa.

"Ruwatan desa itu namanya bersih desa, itu mencakup keselamatan warga desa, tolak bala, dari segi pertanian biar tidak ada halangan apapun. Jadi, setiap tahun itu diadakan itu," kata Jamilin, Rabu, 24 Juli 2024.

Setelah digelar Ruwatan, kata Jamilin, masyarakat setempat makan bersama. Kemudian pada malam harinya gelar nonton bersama, pertunjukan wayang kulit sebagai hiburan.

Pada saat pertunjukan wayang kulit, jelas Jamilin, hadir langsung Penjabat Bupati Pulang Pisau Hj Nunu Andriani didampingi Ketua DPRD Pulang Pisau H Ahmad Rifa'i, Wakil Ketua 1 DPRD H Ahmad Fadli Rahman, Wakil Ketua II DPRD, Sentot siswanto, Anggota DPRD Arif Rahman Hakim. 

--page

Kegiatan berlangsung pada Minggu malam, 21 Juli 2024. Sementara itu, Ki. Kharisma Yusuf S, sebagai dalang.

Menurut Jamilin, pertunjukan wayang ini, masyarakat dapat mengambil intisari lakon wayang dengan mebawakan cerita yang masih ada kaitannya dengan ritual bersih desa. Tradisi ini di samping untuk melestarikan tradisi leluhur, juga dapat memupuk silaturahmi, kebersamaan dan kekompakan di lingkungan masyarakat. (RETHA/Y)