BORNEONEWS, Palangka Raya - Kondisi Sungai Kahayan Desa Pandawei Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau yang kering dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
Kepala Desa Pandawei Yetro menyebut saar ini wilayahnya tidak ada hujan dan masuk kategori kemarau berkepanjangan dapat menyebabkan penurunan volume air sungai.
"Perubahan pola cuaca, termasuk penurunan curah hujan, berkontribusi terhadap kekeringan," jelasnya, Kamis, 25 Juli 2024.
Kekeringan dapat mengganggu ekosistem sungai, mempengaruhi habitat ikan dan biota air lainnya. Sehingga, katanya nihil ada ikan yang hidup di area sungai tersebut.
"Sungai yang kering dapat mengganggu transportasi air yang merupakan salah satu sarana utama pengangkutan barang akses transportasi pakai kelotok untuk ekonomi masyarakat sekitar," ujarnya.
--page
Dirinya mengharapkan mengatasi kekeringan di Sungai Kahayan Desa Pandawei memerlukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi lingkungan hidup untuk memastikan sumber daya air dikelola secara berkelanjutan dan dapat memenuhi kebutuhan berbagai pihak. (MARINI/R)









