BORNEONEWS, Kotim - Bupati Kotawaringin Timur, Supian Hadi mewacanakan kegiatan taraweh, dan salat Idul Fitri 1437 Hijriyah dijaga warga dari kalangan nonmuslim. Dia berharap kerukunan dan kedamaian di Kotim tetap terjaga demi kemajuan pembangunan di masa-masa akan datang. 

“Mari bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kotim. Mari junjung tinggi saling menghormati antarumat beragama,” kata Bupati Kotim, Supian Hadi, di Sampit, Selasa (14/6/2016).

Supian menjelaskan, seluruh umat beragama telah memberikan warna positif terhadap pembangunan di Kabupaten Kotim. Bersama membangun daerah dan hidup berdampingan dengan damai. “Kalau kerukunan umat beragama di daerah ini terjaga dengan baik, siapapun yang datang mencoba untuk mengacaukan kehidupan beragama tidak akan bisa.”

Supian pun menyarankan seluruh tokoh-tokoh agama dan pimpinan organisasi kemasyarakatan (Ormas) keagamaan berkumpul dalam sebuah rapat untuk meningkatkan kebersamaan umat beragama. Dia mewacanakan dalam momen bulan Ramadan 2016 hingga lebaran nanti umat nonmuslim menjaga ibadah umat Islam.

“Saya sarankan misalnya saat umat Islam salat tarawih dan salat Id yang menjaganya umat nonmuslim. Begitu juga sebaliknya, saat hari besar agama lain misalnya saat Natal, Nyepi, Waisak, ataupun hari besar keagaamaan lainnya umat Islam yang menjaganya,” ucap dia.

Tidak hanya itu, usai pelaksanaan Salat Id, umat beragama yang lain bisa ikut membersihkan sampah-sampah koran maupun plastik yang berserakan selepas ibadah berlangsung. Cara-cara seperti, ini menurut Supian, bisa menunjukkan sikap toleransi umat beragama di Kotim tinggi.

“Toleransi antarpenganut agama inilah yang merupakan wajah asli Kotim. Ini sesungguhnya budaya kita, umat beragama bersaudara di Kotim,” kata Supian. (M. RIFQI/N).