BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Agar stok darah selama bulan Ramadan tetap tersedia, maka Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI ) kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) jelang ramadan, lebih mengintensifkan kegiatan donor darah.
Karena itulah, stok darah dari beberapa golongan saat ini masih tersedia di UTD PMI Kobar Jalan Sutan Syahrir, seberang IGD RSUD Sultan Imanudin Pangkalan Bun.
Menurut Nainul Muna teknisi perawat UTS PMI Kobar kepada Borneonews, Selasa (14/6/2016) hanya golongan darah AB yang stoknya dianggap kosong.
"Walaupun dua kantong stok darah golongan AB masih ada di lemari penyimpanan, namun ini merupkan titipan dari pasien RSUD yang bakal digunakan," jelasnya.
Sedangkan stok golongan darah lainnya, lanjutnya, saat ini masih ada. "Rincianya untuk golongan darah O masih tersedia 12 kantong, kemudian golongan B sebanyak 66 kantong dan A sebanyak lima kantong," jelasnya.
Nainul kemudian mengatakan bagaimana cara mengatasi kebutuhan stok darah AB, bila ternyata ada yang membutuhkan.
"Kita selama ini memiliki data dan nomor telepon pendonor. Jadi bila sewaktu-waktu ada permintaan dari keluarga pasien terhadap darah dengan golongan tertentu dan ternyata stoknya kosong, kita akan menghubungi pendonor tersebut," jelasnya.
Ia juga mengharapkan bila ada masyarakat yang memiliki golongan darah yang dianggap langka, contohnya memiliki rhesus negatif, agar bisa menginformasikan hal itu kepada pihaknya.
"Tujuanya agar pemilik golongan darah dengan rhesus tidak lazim tersebut bisa saling membantu mendonorkan darah sesuai golonganya masing-masing, bila sewaktu-waktu dibutuhkan," jelasnya.(WAHYU KRIDA/m)








