PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Sudarsono mengatakan bahwa musim kemarau dapat menimbulkan tantangan bagi kesehatan hewan ternak.  Untuk itu, katanya pastikan hewan ternak memiliki akses yang cukup ke air bersih dan segar. 

"Dehidrasi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk penurunan produksi susu dan pertumbuhan yang terhambat," katanya, Jumat, 26 Juli 2024.

Menurutnya selama musim kemarau, ketersediaan pakan hijauan dapat menurun. Penting untuk menyediakan pakan tambahan yang berkualitas baik, seperti jerami, silase, atau konsentrat, untuk memenuhi kebutuhan nutrisi hewan.

"Panas berlebihan dapat menyebabkan stres panas pada hewan. Bagi para peternak sediakan tempat berteduh atau bangunan yang dapat melindungi hewan dari sinar matahari langsung. Ventilasi yang baik juga penting untuk menjaga suhu lingkungan tetap nyaman," arahannya.

Musim kemarau dapat meningkatkan risiko penyakit tertentu, seperti infeksi parasit. Ujarnya, terapkan program vaksinasi dan pengendalian parasit secara rutin untuk melindungi kesehatan hewan.

"Pastikan kandang atau area tempat tinggal hewan tetap bersih dan kering untuk mencegah berkembangnya patogen. Buang kotoran dan sisa pakan secara teratur," tambahnya.

--page

Hal demikian katanya, peternak dapat menerapkan untuk membantu memastikan bahwa hewan ternak tetap sehat dan produktif selama musim kemarau. (MARINI/R)