BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran menemui para pengusaha jasa konstruksi dalam Rapat Koordinasi dengan para Pengusaha Sektor Jasa Konstruksi yang beroperasi di Kalteng, Selasa (14/6/2016) di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng. Sebanyak 120 pemilik maupun Dirut Pengusaha Jasa Konstruksi berkumpul dan bertatap muka dengan Gubernur Sugianto.
"Saya lihat ada juga ini yang wanita. Bagus kalau ada perempuan pengusaha, kita berharap semakin banyak Srikandi-Srikandi Kalteng muncul untuk jadi pengusaha jadi bukan hanya laki-laki," ucap Sugianto Sabran yang disambut tawa hadirin.
Usai berbincang ringan, mantan anggota DPR RI ini memaparkan permasalahan-permasalahan yang terjadi di Kalteng, salah satunya terkait belum selesainya Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Kalteng dengan belum terakomodirnya Perda 8 tahun 2003.
"Dalam kurun waktu 1 tahun kita usahakan selesaikan tata ruang secara menyeluruh dengan ada unsur keadilan bagi pengusaha dan masyarakat sendiri. Pengusaha dan masyarakat harus sama-sama untung jangan sampai ada perselisihan akibat RTRWP ini," tegas Sugianto.
Gubernur berharap dengan diselesaikannya permasalahan RTRWP, para pengusaha akan lebih nyaman menanamkan investasinya di provinsi berjuluk "Bumi Tambun Bungai" ini.
"Tapi saya titip pesan, bangun industri di sini, pakai plat KH, menabung di Bank Kalteng. Supaya apa, supaya ada pemasukan untuk PAD kita, supaya Kalteng bisa maju. Ini kan bukti cinta Bapak-Ibu pengusaha terhadap Kalteng juga," katanya.
Gubernur berharap pengusaha tidak hanya maunya mengambil untung dari Kalteng tanpa mau terlibat dalam pembangunannya. "Tapi saya percaya pengusaha yang hadir ini cinta Kalteng semua, ya," katanya disambut jawaban mantap persetujuan dari para pengusaha. (TESTI PRISCILLA/N).








