PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (BAPPEDALITBANG) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung dan mensukseskan Program Satu Data Indonesia (SDI).

Kepala Bappedalitbang Kobar Juni Gultom menyatakan, setelah adanya pencanangan SDI ini pihaknya akan segera menyesuaikan program tersebut sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat.

"Kami berkomitmen untuk segera menindaklanjuti dan menyesuaikan program SDI ini sesuai dengan panduan dari pemerintah pusat," ujar Juni Gultom.

Dalam upaya membangun Program Satu Data Indonesia ini, pemerintah Kobar akan menjalin kerjasama strategis dengan Institut Teknologi Bandung (ITB). Kerjasama ini akan difokuskan pada pendampingan dan peningkatan sumber daya manusia di bidang data dan informasi.

"ITB dengan reputasi dan keahliannya, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengembangkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia di Kobar," ujarnya, Jumat, 26 Juli 2024.

--page

Tidak hanya itu, simpul jaringan data ini juga akan terhubung langsung dengan Badan Informasi Geospasial Nasional (BIG). Koneksi ini diharapkan akan memperkuat integrasi data dan informasi geospasial di tingkat nasional, sehingga memudahkan koordinasi dan sinkronisasi data antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

"Keterhubungan dengan BIG sangat penting untuk memastikan bahwa data yang kami kumpulkan dapat diakses dan digunakan secara efektif di tingkat nasional," tambah Juni Gultom.

Menurut Juni Gultom, dengan dukungan dari ITB dan BIG, Bappedalitbang Kobar optimis dapat membangun sistem data yang komprehensif dan terintegrasi.

"Kerjasama dengan ITB dan keterhubungan dengan BIG akan memastikan bahwa data yang kita kumpulkan dan kelola memiliki kualitas tinggi dan dapat diakses dengan mudah oleh berbagai pihak yang membutuhkan," tuturnya.

Diharapkan, pada tahun 2024 ini, pembangunan Satu Data Indonesia di Kotawaringin Barat sudah dapat terlaksana.

--page

"Implementasi SDI ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan data di wilayah Kobar, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat dan akurat berdasarkan data yang valid dan terpercaya," pungkasnya. (DANANG/j)