BORNEONEWS, Jakarta - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalteng Ivo Sugianto Sabran menilai Provinsi Kalteng memiliki banyak potensi, mulai dari alamnya hingga budaya dan tradisinya.
"Kita bisa lihat betapa cantik dan indah motif wastra Kalteng yang biasanya kita sebut dengan benang bintik," tuturnya saat konferensi Fashion Show Wastra Kalteng di Summarecon Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Ia mengatakan motif-motif batik Kalteng diambil dari motif-motif rotan, dan ada beberapa macam motif seperti batang garing, kelakai, burung tingang, dan lain-lain.
Ivo menyebut, warna-warna batik Kalteng memiliki ciri khas berbeda dengan batik Jawa yang menggunakan warna soft.
Batik Dayak, lanjut dia, menggunakan lima unsur warna yang dalam bahasa Ngajunya yaitu Bahenda (kuning), Bahandang (merah), Bahijau (hijau), Baputi (putih), dan Babilem (hitam).
--page
"Dalam sebuah wastra kain batik ada kombinasi kelima warna tersebut atau salah satu warna yang digunakan," imbuhnya. (HERMAWAN DP/R)









