BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS menggandeng Mutu Institute terus berusaha untuk memajukan perkebunan kelapa sawit Indonesia melalui kegiatan peningkatan kapasitas SDM para petani kelapa sawit nasional.
"Kita di bulan Juli ini, BPDPKS dan Mutu Institute memberikan pelatihan gratis kepada 110 petani kelapa sawit di Provinsi Jambi," kata Direktur Utama Mutu Institute, Sumarna dalam rilis yang dikirimkan BPDPKS pada Sabtu, 27 Juli 2024.
Para petani atau pekebun kelapa sawit berasal dari Kabupaten Merangin berjumlah 46 orang, dari Kabupaten Sarolangun berjumlah 29 orang, dan dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat berjumlah 35 orang.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Agus Rizal mengatakan dalam sambutan pembukaan bahwa sebagian besar luas perkebunan kelapa sawit di Provinsi Jambi merupakan milik petani swadaya.“Perkebunan kelapa sawit menyumbang 30 persen PAD provinsi Jambi.
"Dari total 1,2 juta Ha perkebunan kelapa sawit di Jambi, 700 ribu Ha merupakan kebun milik petani swadaya. Sehingga lebih dari 50 persen perkebunan kelapa sawit di Jambi adalah perkebunan rakyat," katanya.(TESTI PRISCILLA/R)









