BORNEONEWS, Palangka Raya - Empat rumah di RT 08 Kelurahan Petuk Katimpun terbakar, Minggu, 28 Juli 2024 sekitar pukul 07.30 WIB. Satu dari keempat bangunan tersebut digunakan untuk berjualan sembako.
Sumber api diperkirakan dari arah dapur rumah salah satu warga yang digunakan untuk berjualan sembako dan saat kejadian tidak ada orang di rumah.
Menurut keterangan ketua RT 08 Rudianto saat kejadian itu pemilik rumah sedang mancing ikan. Hal ini juga dibenarkan oleh bapa Adi yang rumahnya juga tak jauh dari lokasi kebakaran.
"Akibat kejadian ini mengakibatkan jalan Tjilik Riwut km 10 macet total. Jalur lalu lintas ditutup karena lokasi kebakaran tepat berada di simpang tiga jalan," katanya Minggu, 28 Juli 2024.
Sekitar pukul 08.30 WIB proses pemadaman baru selesai, tim gabungan pemadam kebakaran pun masih melakukan upaya pendinginan Arus lalu lintas baru dibuka dan saat ini normal kembali.
--page
Kepala Seksi Pengendali Operasi Komunikasi Penyelamatan Diskarmat Palangka Raya Sucipto mengatakan potensi kerugian akibat kebakaran ini mencapai ratusan juta rupiah.
"Saat ini di lokasi kejadian sedang dilakukan penyelidikan oleh anggota kepolisian," pungkasnya. (PATHUR/j)









