PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Palangka Raya kembali terjadi dalam kurun waktu enam hari terakhir, mulai Selasa, 23 Juli 2024 hingga Minggu, 28 Juli 2024.

Data yang dihimpun dari Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palangka Raya menunjukkan bahwa Karhutla terjadi hampir setiap hari di berbagai titik di kota ini.

"Hampir setiap hari terjadi Karhutla di Palangka Raya, Kami terus berupaya untuk memadamkan api dan mencegah meluasnya kebakaran." Kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Palangka Raya, Heri Fauzi, Minggu, 28 Juli 2024.

Heri mengungkapkan bahwa pada Selasa, 23 Juli, Karhutla terjadi di Jalan Hiu Putih 23 dan Jalan Karya Hapakat. Kejadian serupa kembali terjadi pada Rabu, 24 Juli, di Jalan Delli Bangkan dan Tjilik Riwut Kilometer 14.

Pada Kamis, 25 Juli, Karhutla melanda Jalan Tabat Kalsa, G Obos XXIV, dan Raflesia 1. Sementara itu, pada Jumat, 26 Juli, kebakaran terjadi di Jalan Kapakat Blok B, Delli Bangkan, dan Karya Hapakat.

--page

Sabtu, 27 Juli, Karhutla kembali terjadi di Jalan Tunis Duan, Rubetson Dese, dan Hiu Putih XXI A. Dan pada Minggu, 28 Juli, kebakaran melanda Jalan Mahir Mahar Kilometer 8.

Pihak BPBD Palangka Raya mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar sampah di lahan terbuka.

"Masyarakat juga diminta untuk segera melaporkan jika melihat titik api atau asap di sekitar lingkungan mereka," pungkasnya. (PATHUR/y)