BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Diduga akibat masalah asmara, seorang pemuda di Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) nekad mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.
Kapolsek Kumai Iptu Stefanus Rantealo melalui Kasihumas Polres Kobar Iptu P Siregar menjelaskan, jenazah korban ditemukan oleh pacar korban dalam sudah tewas bunuh diri di bagian dapur rumahnya, Senin, 29 Juli 2024 pagi.
"Berdasarkan pemeriksaan saksi dilapangan, sehari sebelumnya yaitu Minggu, 28 Juli 2024 malam, korban ada perselisihan dengan pacarnya," jelas Kasihumas.
Menurut Kasihumas, saat itu korban ada mengirim pesan melalui SMS pada pukul 22:11 WIB kepada pacarnya yang salah satunya berbunyi akan melakukan kekerasan pada dirinya sendiri.
"Namun saat itu tidak dibalas oleh pacaranya karena tidak memiliki pulsa,” jelas Kasihumas
--page
Polsek Kumai yang menerima laporan segera menuju ke lokasi kejadian bersama dengan babinsa dan aparat pemerintah setempat untuk melakukan evakuasi tubuh korban dan mengamankan TKP.
"Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan diduga pemuda tersebut murni bunuh diri. Ketika jenazah korban diperiksa, tidak ada tanda-tanda kekerasan akibat penganiayaan. Saat ini jenzah korban sudah berada di rumah sakit guna pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Kasihumas. (WAHYU KRIDA/H)









