BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Pusat Statistik mengingatkan tiga komoditas pangan yang mengalami gejolak harga pada pekan keempat Juli 2024.
“Komoditas yang harganya meningkat dan perlu diwaspadai karena terjadi penambahan jumlah kabupaten/ kota yang mengalami kenaikan harga adalah cabai rawit, minyak goreng dan beras,” sebut Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini saat rakor secara virtual bersama Pemprov Kalteng, Senin, 29 Juli 2024.
Ia menyampaikan data ini merupakan hasil berdasarkan pemantauan harga Sistem Pemantauan dan Pengendalian Harga (SP2KP) sampai dengan pekan ke empat bulan Juli 2024.
Sedangkan harga daging ayam ras dan cabai merah terpantau terus mengalami penurunan sampai Minggu ke-4 Juli 2024.
Pudji Ismartini mengutarakan secara historis dari 2020-2023, pada Juli dominan mengalami inflasi kecuali pada Juli 2020.
Dia menerangkan inflasi Juli dominan disebabkan oleh inflasi inti kecuali pada tahun 2022 komponen harga bergejolak menyumbang andil inflasi terbesar.
--page
Inflasi Juli tertinggi pada Juli 2022 sebesar 0,64 persen. Utamanya disebabkan oleh komponen bergejolak.
“Secara historis dari 2020-2023, komoditas penyebab inflasi Bulan Juli didominasi oleh komoditas komponen bergejolak,” tuturnya.
Komoditas yang beberapa kali menyumbang andil inflasi diantaranya cabai merah, cabai rawit, telur ayam ras, bawang merah, tomat dan daging ayam ras. (HERMAWAN DP/R)









