BORNEONEWS, Pulang Pisau - Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli (KBPP) Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Pulang Pisau, M Ardiansyah menyampaikan, Pelabuhan Pulang Pisau untuk angkutan barang saat ini tergolong sepi.
"Dalam dua bulan terakhir ini, satu bulan belakangan baru ada dua Kapal angkutan barang dari Jawa yang melakukan bongkar muat. Sebelum-sebelumnya, kosong," kata Ardiansyah, Senin, 29 Juli 2024
Berbeda dengan pelabuhan penyebrangan penumpang di Bahaur, di situ melayani kapal Feri penyeberangan. Rutenya dari Pulang Pisau menuju Paciran dan kembali ke Pulang Pisau. Dalam satu Minggu satu kali. Selain mengangkut penumpang, juga untuk angkutan barang dan ternak.
Ardiansyah berharap, pelabuhan Pulang Pisau lebih maju dan ramai. KSOP sering mempromosikan ke pengusaha agar memanfaatkan pelabuhan Pulang Pisau, supaya ada efek positifnya masyarakat.
Ardiansyah mengungkapkan, ada beberapa kendala bagi pemilik kapal. Misalnya, debit air sungai menurun, sehingga kapal tidak bisa masuk.
--page
"Yang kendala itu sebetulnya di muaranya. Kalau musim kemarau itu, harus menunggu air pasang tertinggi, baru bisa kapal masuk," ujar Ardiansyah.
Sementara itu, untuk keamanan dan keselamatan pelayaran, sudah dipasang rambu di muara. Selain itu, KSOP juga selalu berkoordinasi dengan Pol air dan angkatan laut. Hasilnya, selama 5 tahun terakhir tidak ada kecelakaan. (RETHA/Y)









