BORNEONEWS, Pulang Pisau - Program Optimalisasi Lahan (Oplah) lahan pertanian di Kabupaten Pulang Pisau mulai menunjukan keberhasilannya.
Terbukti Penjabat Bupati Pulang Pisau Nunu Andriani, SOPD dan instansi lainnya melakukan panen padi bersama di Desa Tahai Jaya, Kecamatan Maliku, Selasa, 30 Juli 2023.
Kepala Dinas Pertanian Pulang Pisau Godfidson menyampaikan panen padi bersama ini bagian dari proses kunjungan menteri pertanian ke Kalteng dan saat itu menawarkan program Optimalisasi Lahan (Oplah) pertanian.
"Hari ini di Desa Tahai Jaya ini SID yang bagian dari 7081 hektare dengan luas 405 hektare dikelola oleh Kelompok Tani Karya Suryo panen perdana hasil Oplah. Ke depan kita berharap lahan yang sudah seperti ini bisa meningkat, baik dari indeks pertanaman maupun dari produktivitas perluasan tanam," katanya.
Menurut Godfidson, melihat pemanfaatan lahan, pekerjaan fisik yang dilakukan TNI dalam hal ini Kodim Kapaus telah menunjukan hasilnya karena Pulang Pisau ini lahan pasang surut, sehingga tata kelola keluar masuknya air sangat penting.
Dijelaskan Godfidson, arti dari Oplah ini pemanfaatan lahan secara maksimal, sehingga lahan yang tadinya jarak tanamnya sekali dalam setahun, bisa menjadi dua kali, bahkan keinginan besarnya bisa sampai tiga kali.
--page
Hal inilah yang dilaksanakan di Kabupaten Pulang Pisau. Secara target di Pulang Pisau 21 ribu hektare Oplah dan ini terus berproses, sehingga lahan yang sudah masuk di Sistem Investigasi dan Desain (SID) kurang dari 10 ribu hektare bisa ditanami.(RETHA/R)









