PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt. Kabid Ketenagaan Disdik Kalteng Juliansyah mencatat Kalteng miliki 8 Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

"Provinsi Kalimantan Tengah memiliki delapan LSP-P1 pada beberapa SMK di kabupaten/kota," kata Juliansyah, saat diklat pembentukan assesor LSP di Palangka Raya, baru baru ini.

Juliansyah mengatakan beberapa asesor Kalteng memiliki sertifikat yang sudah kedaluwarsa sehingga perlu di-upgrade.

"Kegiatan diklat ini diharapkan dapat menjamin proses sertifikasi kompetensi di SMK dilakukan secara konsisten dan sesuai dengan standar yang berlaku," jelasnya.

Peserta diklat diharapkan mampu mengimplementasikan materi yang telah diberikan di sekolah masing-masing.

Dengan pelaksanaan diklat ini, diharapkan tercipta keselarasan antara keterampilan lulusan SMK dengan kebutuhan industri sehingga lulusan SMK lebih siap dan relevan dengan pasar kerja.

--page

"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi seluruh peserta dan menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas dan berorientasi pada dunia industri," tutupnya. (HERMAWAN DP/R)