BORNEONEWS, Sampit - Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengunjungi Bandara H Asan Sampit untuk memastikan proses pengembangan landasan pacu dan memastikan kelancaran penerbangan.
"Kami mengunjungi Bandara H Asan Sampit untuk berkoordinasi dan memastikan progres pengembangan bandara sekaligus memantau kelancaran penerbangan," kata Ketua Komisi IV DPRD Kotim M Kurniawan Anwar, Selasa, 30 Juli 2024.
Kunjungan tersebut disambut oleh pihak Bandara H Asan Sampit dan perwakilan kantor cabang Nam Air serta Wings Air selaku operator penerbangan yang beroperasi di Kotim.
Ia memastikan lahan untuk perpanjangan landasan sudah tuntas dan telah dihibahkan kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Hal itu ia konfirmasi dari keterangan Rudi selaku perwakilan Bandara H Asan Sampit yang menyambut kedatangan Komisi IV DPRD Kotim.
Lanjutnya, agar perpanjangan landasan pacu berjalan cepat pemindahan gedung PKP-PK juga harus dikebut. Sebab keberadaan gedung tersebut saat ini akan mengganggu manuver pesawat berbadan besar.
--page
Sayap pesawat Airbus A320 akan mengenai gedung PKP-PK jika mendarat. Selain itu, pesawat perlu area apron atau parkir yang lokasinya saat ini berdiri gedung yang diperuntukkan pemadaman kebakaran.
"Terkait istirahatnya maskapai tujuan Sampit-Surabaya, kerana sedang perawatan, kami berharap ketika beroperasi lagi harus rutin terbang dan harga bisa lebih terjangkau. Solusi agar harga tiket bisa ditekan adalah dengan pesawat Boeing 737-500 atau Airbus 320," ujarnya.
Sementara itu, maskapai Nam Air telah menyediakan jadwal penerbangan rute Jakarta-Sampit setiap hari selama bulan Agustus. Ia meminta penerbangan tersebut harus memberikan kepastian kepada masyarakat.
"Jangan sampai tidak terbang atau batal karena akan mengganggu aktifitas pengguna pesawat," imbuhnya.
Pihaknya terus mendesak pemerintah daerah untuk fokus dan selalu bersinergi dengan pihak Bandara H Asan Sampit dan Kementerian Perhubungan agar jika terjadi kendala terkait penerbangan bisa cepat diatasi.
--page
"Kami dari DPRD dan komisi IV akan terus memantau perkembangan pintu gerbang Sampit ini, kami ingin mengembalikan masa terbaik Bandara H Asan sebagai kebanggan warga Kotim dan sekitarnya," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/j)









