BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palangka Raya Hendrikus Satriya Budi, mengajak seluruh kelurahan di wilayah tersebut untuk melakukan patroli di lahan yang dianggap rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk mencegah terjadinya Karhutla yang dapat mengancam lingkungan dan keselamatan masyarakat.
Dalam ajakannya, Budi menekankan pentingnya kewaspadaan dan kerjasama dari seluruh Kelurahan dalam menjaga keamanan dan mencegah bahaya Karhutla. Patroli di lahan-lahan yang rawan Karhutla menjadi langkah proaktif dalam mengidentifikasi potensi bahaya sejak dini dan mengambil langkah preventif yang tepat.
"Upaya patroli yang dilakukan oleh Kelurahan di lahan-lahan rawan Karhutla merupakan bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mencegah bencana," katanya, Rabu, 31 Juli 2023.
Langkah ini juga menunjukkan kesadaran akan pentingnya perlindungan lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam di Kota Palangka Raya. Budi juga menyoroti pentingnya peran komunitas dalam upaya pencegahan Karhutla.
--page
"Patroli yang dilakukan secara bersama-sama, diharapkan potensi terjadinya Karhutla dapat diminimalkan dan kerugian akibat kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah," pungkasnya. (PATHUR/H)









