BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Provinsi Kalteng Komisi III bidang Kesejahteraan Rakyat Evi Kahayanti mengatakan, pemanfaatan teknologi konsultasi jarak jauh, atau telemedicine, merupakan solusi efektif untuk meningkatkan akses layanan kesehatan di daerah pelosok.
"Masyarakat dapat berkonsultasi dengan dokter dan tenaga kesehatan tanpa harus melakukan perjalanan jauh ke kota. Mengurangi biaya perjalanan dan waktu yang diperlukan untuk mendapatkan perawatan medis di kota," katanya, Rabu, 31 Juli 2024.
Memanfaatkan teknologi untuk memberikan edukasi dan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat, katanya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang kesehatan.
"Tantangan dan solusi keterbatasan infrastruktur maka memastikan investasi dalam infrastruktur teknologi dan jaringan internet yang memadai. Serta ketersediaan sumber daya manusia melatih tenaga kesehatan lokal untuk mengoperasikan dan mendukung layanan telemedicine," jelasnya.
Dengan implementasi yang tepat, ujarnya telemedicine dapat menjadi alat yang sangat efektif dalam meningkatkan layanan kesehatan di daerah terpencil, menjadikan layanan kesehatan lebih inklusif dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat.
--page
"Pemantauan Kesehatan yang lebih baik, memungkinkan pemantauan kesehatan secara berkala, terutama bagi pasien dengan kondisi kronis, melalui telemonitoring," tandasnya. (MARINI/H)









