BORNEONEWS,Pulang Pisau - Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi permainan tengkulak terhadap petani di Kabupaten Pulang Pisau.
Komandan Kodim 1011 Kuala Kapuas Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto mendapatkan informasi adanya permainan tengkulak terhadap petani di Pulang Pisau saat peletakan batu pertama pembangunan Rice Milling Unit (RMU) di Desa Pantik, Kecamatan Pandih Batu pada April lalu.
"Bagaimana tengkulak datang ke sini dan sebagainya. Tapi saya rasa pemerintah provinsi dan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, bagaimana nanti supaya ada langkah antisipasinya," kata Dandim, Rabu, 32 Juli 2024.
Dari informasi yang didapat Dandim jika tengkulak masuk melalui pupuk. Stok pupuk terbatas sehingga petani terpaksa mengambilnya dari tengkulak sebagai pemodal. Tapi sekarang distribusi pupuk sudah dinaikan 100 persen dari pemerintah pusat.
Selain itu Pj Bupati Pulang Pisau secara langsung sudah meminta kepada Dandim bersama Dinas pertanian, bagaimana mengatur pendistribusian pupuk dengan benar sebagai langkah pencegahan petani terjerat dengan tengkulak.
"Kalau kita menghalangi jangan ambil dari tengkulak, sedangkan kita tidak punya modal sendiri mengganti itu, kalau kita mau berikan modal dulu tidak apa-apa, lalu kita berikan harga sesuai dengan pasaran.
--page
"Kami harapkan kedepan pemerintah pusat berikan dolomit kapur, pupuk dan bibit semakin masif karena kaitannya dengan krisis pangan dunia," ujar Dandim.(RETHA/R)









